Minggu, 27 November 2011

Irfan: Parpol Mestinya Ciptakan Pemimpin Handal

Selain wadah aspirasi dan agregasi, partai politik (parpol) mestinya juga meciptkan pemimpin-pemimpin handal. Bahkan, kualitas parpol bisa diukur dari sejauhmana ia bisa menciptakan pemimpin-pemimpin alternatif untuk menata tatanan masyarakat ke arah yang lebih baik.
Demikian dikatakan Sekjen Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat DKI Jakarta, Irfan Gani saat dialog “Seleksi Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta” di acara Jakarta Satu Jaktv, Jumat (25/11/2011).
Menurut Irfan, parpol punya tugas besar untuk meningkatkan kualitas demokrasi. “Perlu saya tegaskan, tugas besar parpol selain juga penyalur aspirasi adalah menciptkan pemimpin-pemimpin handal yang nanti ditawarkan kepada masyarakat. Parpol harus menangkap aspirasi dan tantangan masa depan. Dari situ, ia merumuskan visi, program, strategi, dan menyiapkan pemimpin handal yang bisa mewujudkannya,” kata Irfan.
Hal itulah, kata Irfan, yang membedakan Parpol dengan organisasi-organisasi lainnya. “Parpol jangan dijalankan seperti event organizer (EO) lah. Parpol punya visi panjang, ia menangkap kebutuhan zaman dan menyiapkan apa dan siapa untuk menata tatanan lebih baik,” imbuhnya.
Karena itu, kata Irfan, DPD Partai Demokrat DKI Jakarta sudah merumuskan berbagai hal untuk menata Jakarta dalam Musyawarah Daerah (Musda) Partai dan mengamanahkan kader terbaik partai yang juga tokoh masyarakat Betawi Mayjen (purn) H Nachrowi Ramli untuk maju menjadi calon Gubernur DKI Jakarta.
“Kita menjaring aspirasi, menganalisa masalah dan tantangan Jakarta, menangkap kebutuhan untuk masa depan, lalu kita rumuskan berbagai hal dan memutuskan bahwa untuk menata Jakarta dibutuhkan sosok yang visioner, empati, tegas, berani, dan penuh dedikasi. Dan kriteria-kriteria itu ada pada sosok Nachrowi Ramli. Makanya kita berikan amanah pada beliau agar maju menjadi calon Gubernur Jakarta,” tegas alumnus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini.
Sementara itu, ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar DKI Jakarta Prya Ramadani mengatakan bahwa pihaknya sampai saat ini masih menimang dan menimbang beberapa Bakal Calon (Balon) Gubernur DKI Jakarta untuk didukung. “Dan mungkin saja nanti bergabung dengan partai Demokrat. Kemungkinan itu ada,” kata Prya. (nrc)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar