Minggu, 04 Desember 2011

Rendah Hati di Mata Kader, Peduli Kebutuhan Masyarakat

Keinginan kader Partai Demokrat di Jakarta semakin kuat untuk mengusung Ketua DPD Demokrat DKI, Nachrowi Ramli pada Pilkada 2012. Terbukti, selain menjadi amanat musyawarah daerah (musda), pria yang akrab disapa Bang Nara itu dikenal dekat dengan masyarakat.


Bendahara Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat Jakarta Selatan Nur Afni Meliani menegaskan, figur Nachrowi Ramli di mata kader Demokrat dikenal sebagai figur yang rendah hati.

“Beliau (Nachrowi Ramli) bahkan sangat perhatian kepada masyarakat. Setiap saat, kami para pengurus selalu ditanya tentang kondisi kebutuhan masyarakat,” ujar dia kepada INDOPOS, kemarin (4/12).

Menurut dia,Bang Nara merupakan figur yang diharapkan untuk memimpin DKI Jakarta. Sebab, kondisi Jakarta saat ini memerlukan banyak perubahan serta penataan sistem. Baik dalam persoalan birokrasi, pelayanan masyarakat, maupun penataan kota.

“Pak Nachrowi banyak menularkan pengaruh positif kepada kader dan masyarakat dalam tiap kesempatan,” tutur Meliani.

Seperti halnya dalam perencanaan program di internal Demokrat, sambung meliani, Bang Nara kerap memprioritaskan program pro rakyat. Secara struktural, seluruh DPC melakukan pemantapan atas program tersebut.


“Di wilayah Jakarta Selatan misalnya, Pak nachrowi kerap memberikan masukan dan meminta seluruh jajaran untuk tetap membantu masyarkat yang terkena musibah,” tandas dia.

Karena itu, dirinya berharap agar kinerja dan kerja keras Nachrowi Ramli dalam mengemban amanat partai bisa menjadi pertimbangan bagi Majelis Tinggi Partai Demokrat untuk diusung sebagai calon gubernur pada Pilkada 2012. 

“Sejauh ini, sebanyak 80 persen di DPC Jakarta Selatan menghendaki pak Nachrowi sebagai gubernur,” tandas Meliani.

Bahkan, sambung Meliani, dari berbagai diskusi dan tatap muka dengan masyarakat terdapat keinginan serupa. 

“Kami sudah dengar langsung dari masyarakat. Bagaimana keptusannya, kami harapkan sesuai dengan keinginan masyarakat,” tambahnya.

Ia juga berpendapat, terwujudnya keinginan kader Demokrat dan masyarakat tentunya berpengaruh juga terhadap tingkat kepercayaan publik.

“Jakarta butuh perubahan di berbagai aspek kehidupan. Karenanya butuh pemimpin yang bisa mewujudkan perubahan itu,” pungkas Meliani. (rul)

sumber: indopos ed. Senin, 05/12/2011


Minggu, 27 November 2011

Irfan: Parpol Mestinya Ciptakan Pemimpin Handal

Selain wadah aspirasi dan agregasi, partai politik (parpol) mestinya juga meciptkan pemimpin-pemimpin handal. Bahkan, kualitas parpol bisa diukur dari sejauhmana ia bisa menciptakan pemimpin-pemimpin alternatif untuk menata tatanan masyarakat ke arah yang lebih baik.
Demikian dikatakan Sekjen Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat DKI Jakarta, Irfan Gani saat dialog “Seleksi Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta” di acara Jakarta Satu Jaktv, Jumat (25/11/2011).
Menurut Irfan, parpol punya tugas besar untuk meningkatkan kualitas demokrasi. “Perlu saya tegaskan, tugas besar parpol selain juga penyalur aspirasi adalah menciptkan pemimpin-pemimpin handal yang nanti ditawarkan kepada masyarakat. Parpol harus menangkap aspirasi dan tantangan masa depan. Dari situ, ia merumuskan visi, program, strategi, dan menyiapkan pemimpin handal yang bisa mewujudkannya,” kata Irfan.
Hal itulah, kata Irfan, yang membedakan Parpol dengan organisasi-organisasi lainnya. “Parpol jangan dijalankan seperti event organizer (EO) lah. Parpol punya visi panjang, ia menangkap kebutuhan zaman dan menyiapkan apa dan siapa untuk menata tatanan lebih baik,” imbuhnya.
Karena itu, kata Irfan, DPD Partai Demokrat DKI Jakarta sudah merumuskan berbagai hal untuk menata Jakarta dalam Musyawarah Daerah (Musda) Partai dan mengamanahkan kader terbaik partai yang juga tokoh masyarakat Betawi Mayjen (purn) H Nachrowi Ramli untuk maju menjadi calon Gubernur DKI Jakarta.
“Kita menjaring aspirasi, menganalisa masalah dan tantangan Jakarta, menangkap kebutuhan untuk masa depan, lalu kita rumuskan berbagai hal dan memutuskan bahwa untuk menata Jakarta dibutuhkan sosok yang visioner, empati, tegas, berani, dan penuh dedikasi. Dan kriteria-kriteria itu ada pada sosok Nachrowi Ramli. Makanya kita berikan amanah pada beliau agar maju menjadi calon Gubernur Jakarta,” tegas alumnus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini.
Sementara itu, ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar DKI Jakarta Prya Ramadani mengatakan bahwa pihaknya sampai saat ini masih menimang dan menimbang beberapa Bakal Calon (Balon) Gubernur DKI Jakarta untuk didukung. “Dan mungkin saja nanti bergabung dengan partai Demokrat. Kemungkinan itu ada,” kata Prya. (nrc)